DAMPAK GLOBALISASI TERHADAP KEBIJAKAN PUBLIK DI KOTA SURABAYA: ANALISIS KELEMBAGAAN DAERAH DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA APARATUR DALAM PERSPEKTIF SOUND GOVERNANCE
DOI:
https://doi.org/10.12345/qj93qk72Keywords:
globalisasi, kebijakan publik, smart city, Sound Governance, aparatur sipil negaraAbstract
Globalisasi telah mengubah lingkungan penyelenggaraan pemerintahan daerah dan mendorong pemerintah untuk menyesuaikan kebijakan publik dengan perkembangan teknologi, perubahan kebutuhan masyarakat, serta tuntutan tata kelola yang semakin kompleks. Artikel ini bertujuan menganalisis pengaruh globalisasi terhadap kebijakan publik di Kota Surabaya dengan memusatkan perhatian pada kelembagaan daerah, pengembangan sumber daya aparatur, dan penerapan prinsip Sound Governance. Penulisan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui kajian literatur terhadap publikasi ilmiah yang membahas smart city, reformasi birokrasi, kompetensi digital aparatur, dan tata kelola pemerintahan. Hasil kajian menunjukkan bahwa globalisasi mendorong Pemerintah Kota Surabaya mempercepat transformasi digital melalui pengembangan smart city dan layanan pemerintahan berbasis elektronik. Transformasi tersebut berpotensi meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan aksesibilitas pelayanan publik, tetapi sekaligus meningkatkan tuntutan terhadap kemampuan adaptasi kelembagaan dan kompetensi digital aparatur. Penguatan kelembagaan dilakukan melalui reformasi birokrasi, koordinasi antarorganisasi perangkat daerah, serta pemanfaatan teknologi dalam proses pelayanan. Pada aspek sumber daya manusia, pengembangan kompetensi perlu dilakukan secara berkelanjutan agar aparatur mampu mengoperasikan teknologi, mengelola data, dan menghasilkan inovasi pelayanan. Dengan demikian, Surabaya menunjukkan kapasitas tata kelola yang relatif adaptif, tetapi penguatan kelembagaan, kompetensi aparatur, dan kolaborasi lintas sektor tetap diperlukan untuk menjaga keberlanjutan Sound Governance.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Radja Jurnal Indonesia (RJI) menerapkan lisensi Creative Commons Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) untuk seluruh artikel yang diterbitkan. Berdasarkan lisensi ini, penulis tetap memegang hak cipta atas karya ilmiahnya. Penulis memberikan hak kepada Radja Jurnal Indonesia (RJI) untuk menerbitkan, mendistribusikan, mengarsipkan, dan menyebarluaskan artikel dalam berbagai media. Seluruh artikel dapat digunakan kembali oleh siapa pun dengan syarat memberikan atribusi atau pengakuan yang sesuai kepada penulis dan sumber publikasi.
